Skip to main content

Setia & Pantas

 Mat 22:13-14 "Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan ada terdapat ratap dan kertak gigi. Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Manusia sangatlah lemah dalam menghadapi kehidupan ini jika tanpa bantuan Tuhan. Seringkali juga kita merasa bahwa segala pencapaian kita saat ini karena kemampuan kita dan lupa bahwa ada campur tangan Tuhan didalamnya. Tapi pernahkan kamu mengalami rasanya kosong dan ga tau harus ngapain di hidup?

Kalo jawaban kamu iya, mungkin kamu sedang tidak baik-baik saja. Dan tidak apa-apa untuk tidak baik-baik saja. Tuhan tidak pernah bilang kalo kita ga boleh buat sedih, kosong, bingung, marah, khawatir, kecewa; Dia selalu mengingatkan dan mengajak kita buat lebih mengarahkan diri kita sama kehadiran dan kehendak-Nya. Memang tidak mudah tapi bukan hal yang mustahil :)

Dengan kita belajar buat “menikmati” proses termasuk perasaan yang kita rasakan, kita juga akan semakin peka akan kebesaran Tuhan. Tidak apa sesekali rasanya hancur dan hilang, minta lagi dan lagi sama Tuhan buat diarahkan ke jalan yang Dia mau buat kita. 

Nantinya kita akan paham hasil dari kita mengikuti proses bersama Tuhan adalah terus memantaskan diri dan setia kepada Tuhan di segala hal bahkan hal-hal yang kita anggap receh buat kita keluhkan ke Tuhan.
Tuhan hanyalah sejauh doa, dan Dia ga perlu mendengarkan kata-kata indah. Dia cuma perlu mendengar apa yang benar-benar hati kita rasakan, Dia bukanlah Tuhan yang menghakimi apapun yang kita utarakan pada-Nya. Cinta-Nya terlalu besar buat kita meskipun kita terus jatuh dan bangun dari dosa, tapi Dia tidak akan pernah meninggalkan kita. 

Rencana dan kemurahan Tuhan itu tidak ada koma (,) bahkan mungkin sampai kita kembali pada-Nya. Jadi apapun yang sedang kita rasakan atau alami saat ini semuanya VALID ! Biarkan Dia berjalan bersama kamu dan ijinkan hatimu buat merasakan tuntunan-Nya.

God bless you !

Comments

Popular posts from this blog

acceptance.

katanya melepaskan adalah bagian dari mencintai, mencintai orang tua, pasangan, pertemanan, atau hubungan dengan apapun/siapapun. tapi rasanya bukan hal yang mudah untuk sampai di titik itu karena ini tentang rasa, yang tidak bisa dikalkulasi dengan angka bahkan perencanaan seperti dalam pekerjaan yang jikalau gagal tak apa karena itu hanyalah sebuah data. melepaskan adalah bagian penerimaan yang dalam dan penerimaan adalah bagian dari proses duka.  duka diawali dengan penyangkalan, kemarahan, tawar-menawar, depresi dan diakhiri dengan penerimaan. kamu akan menyangkal bahwa kamu tidak terima akan kehilangan sesuatu yang kamu cintai dan penuh dengan ekspektasi lalu akan masuk ke fase kemarahan di mana kamu melakukan penyangkalan diri; bahkan mungkin ke orang yang bersangkutan dengan situasi tersebut.  masa habis itu, masuklah kamu tawar-menawar dalam hati tentang bagaimana kamu bisa merubah situasi agar sesuai dengan harapanmu yang rasanya super duper sakit lalu dirimu akan mer...

Kamu Bisa Jatuh Cinta Berkali-kali

 Tahun 2024 ini trend tentang hubungan percintaan, standar pernikahan, apa yang harus di punya oleh seorang pria/wanita yang dianggap “greenflag” dan banyak hal tentang “cinta seharusnya…” Semua stigma-stigma yang muncul membangun keterbatasan tentang jatuh cinta itu sendiri, ketika kita menganggap kalau kita tidak menemukan yang seusai maka kita anggap dia bukanlah yang terbaik. Jadi bagaimanapun orang itu berusaha memberikan perhatian terbaiknya, kita akan terus menganggap kurang. Ditarik lebih mundur lagi, mungkin kita perlu memberikan waktu ke diri sendiri untuk bernafas dan merenungkan apa yang sudah kita alami sepanjang kita hidup. Apakah ada dalam hidup kita mengalami trauma-trauma masa kecil, percintaan, parenting dari orang tua yang punya latar belakang terluka juga tentang relationship yang ujung-ujungnya berdampak pada cara kita memahami jatuh cinta. Patah hati, sedih, dan merasa kadang ingin menyerah menemukan cinta yang sesungguhnya adalah hal yang sangat wajar dan man...

Hidup dengan Bijak

    Pagi ini rasanya cukup sejuk, pukul 07.00 lebih tepatnya. Setelah bermeditasi dan berdoa, aku membuka alkitab dan menemukan bacaan yang menarik perhatianku. Ini bacaannya : 1 Timotius 6:17-21 Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan,   melainkan pada Allah   yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.   Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan,   suka memberi dan membagi dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya   di waktu yang akan datang untuk mencapai   hidup yang sebenarnya. Hai Timotius, peliharalah apa yang telah dipercayakan   kepadamu. Hindarilah omongan yang kosong   dan yang tidak suci dan pertentangan-pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan, karena ada beberapa orang yang mengajarkannya dan...